THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Senin, 18 Mei 2009

CONTOH SKENARIO SEBAGAI PANDUAN DALAM MEMBUAT BERITA


PRESENTER:
Kampanye imunisasi campak dilakukan untuk menghentikan penyebaran virus campak - penyakit yang membunuh dan menyebabkan cacat permanen pada ribuan anak.

Diperkirakan 30.000 anak meninggal di Indonesia setiap tahunnya akibat komplikasi campak dan ribuan lainnya menderita radang otak, buta atau tuli.
Imunisasi dapat menghentikan penyebaran penyakit campak. Departemen Kesehatan Indonesia bekerja sama dengan Measles Initiative menyediakan vaksin gratis untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit mematikan ini.

NAMA REPORTER yang mencari berita tentang kampanye imunisasi campak

=======================================================

REPORTER SCRIPT: Campak adalah salah satu penyakit yang paling mudah menular dan penyakit ini menyebar hanya melalui batuk atau bersin. Dibutuhkan waktu seminggu sebelum gejala campak muncul, dan selama itu anak yang menderita campak dapat menyebarkan virus tersebut pada saudara atau teman mereka.

Campak dapat dicegah melalui imunisasi dan vaksin campak adalah salah satu vaksin yang paling aman di dunia.

Pemerintah Indonesia dan Measles Iniatitive memberikan imunisasi campak secara gratis untuk anak-anak yang rentan terhadap penyakit tersebut mulai tanggal 10 Agustus. Imunisasi adalah ini tahap III fase V (terakhir)dari keseluruhan program pemerintah untuk menghentikan penyebaran virus campak.
Doctor Faridha Cahyani dari Dinas Kesehatan mengatakan bahwa tanpa imunisasi, penyakit campak bisa menjadi penyakit yang sangat berbahaya dan mematikan:

SOUNDBITE – Gejala-gejala dan akibat dari campak

REPORTER SCRIPT: Para orang tua wajib untuk membawa anak-anak mereka ke tempat pemeriksaan kesehatan terdekat untuk menerima imunisasi gratis . Setiap anak yang berusia antara 6 bulan sampai 5 tahun dapat menerima imunisasi gratis demikian juga dengan anak-anak sekolah dasar di daerah-daerah dimana imunisasi massal ini berlangsung.

Anak usia 6 bulan sampai 5 tahun juga akan menerima vitamin A untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan semua anak yang berusia dibwah 5 tahun akan menerima tambahan vaksin polio.

Winantyo.H.M.Kes dari Divisi Imunisasi Dinas Kesehatan mengatakan bahwa para orang tua harus memanfaatkan sebaik-baiknya program imunisasi massal ini sehingga mereka dapat meminimalisir resiko terhadap anak-anak mereka.

SOUNDBITE – WINANTYO – Membicarakan mengenai program imunisasi dan apa yang perlu masyarakat lakukan.

The Measles Initiatives yang didanai oleh , American Red Cross, United States Centers for Disease Control, United Nations Foundation, World Health Organization and UNICEF, telah sukses mengurangi tingkat kematian dunia yang disebabkan oleh penyakit campak sebesar 60% sejak permulaan millennium baru ini.

CONTOH DARI ADLIBS UNTUK MEMPROMOSIKAN PROGRAM INTERAKTIF

Campak telah membunuh lebih dari 30.000 anak di Indonesia setiap tahunnya. Penyakit ini juga dapat mengakibatkan kerusakan otak, pneumonia, kebutaan, tuli, dan diare.

Pemerintah Indonesia didukung penuh oleh organisasi-organisasi dalam gerakan measles initiatives mengadakan suatu program imunisasi selama sebulan penuh di (daerah anda) dari tanggal 10 Agustus-10 September 2007 untuk mencegah penyebaran penyakit campak.

Pastikan anda bergabung dengan kami pada (hari pelaksanaan program interaktif) pada pukul (waktu penyiaran) untuk mengetahui bagaimana melindungi anak anda dan anda juga dapat bertanya kepada para ahli dalam acara ini.

(nama stasiun radio anda) – Radio yang perduli

ATAU VERSI PENDEK

Campak telah membunuh lebih dari 30.000 anak di Indonesia setiap tahunnya. Penyakit ini juga dapat mengakibatkan kerusakan otak, pneumonia, kebutaan, tuli, dan diare.

Campak juga dpat menyebabkan keguguran atau kelahiran premature pada wanita hamil.

Imunisasi dapat melindungi keluarga anda. Bergabunglah dengan kami dalam acara (nama acara anda) Pada (hari penayangan dan waktu penayangan) dimana anda dapat mengetahui lebih dalam mengenai penyakit campak dan dapat bertanya pada para ahli mengenai penyakit ini.

0 komentar: