THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Minggu, 03 Mei 2009

Depresi Penyebab Berbagai Macam Penyakit


Depresi merupakan penyakit serius yang melanda jutaan orang dengan berbagai macam gejala. Menurut data WHO (World Health Organization), saat ini sekitar 5-10 persen orang di dunia mengalami depresi. Selain faktor psikososial, beberapa faktor penyebab depresi adalah genetik, biologik serta kepribadian. Depresi dapat mempengaruhi suasana hati, tubuh dan pikiran seseorang. Perasaan tersebut dapat sedemikian kuat, sehingga mempengaruhi kehidupan sehari-hari, akibatnya depresi dapat menganggu aktivitas masyarakat.
Beberapa permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat antara lain adalah biaya hidup yang semakin tinggi apalagi dengan akan adanya kenaikan harga BBM yang tentunya akan berdampak kepada perekonomian rakyat terutama rakyat kecil. Belum lagi masalah transportasi, kemiskinan, pengangguran, kekerasan yang pasti akan meningkat kesemuanya ini dapat mengakibatkan masyarakat menjadi stress dan prestasi berkepanjangan. Hidup dengan berbagai tekanan ini menyebabkan tumbuhnya perasaan waswas, tegang, gelisah dan terus-menerus dicekam kecemasan. Dari sinilah timbul penyakit seperti, jantung, tekanan darah tinggi, stroke dan berbagai penyakit lainnya yang sangat membahayakan manusia oleh karena itu sedapat mungkin hindarilah stress karena ketika seseorang mengalami stress, hormon kortisol dan adrenalin dalam tubuhnya meningkat. Akibatnya, rutinitas pun mengalami penurunan dan rentan terhadap penyakit. Stress merupakan kondisi dimana tubuh terganggu secara psikologis. Hal menarik adalah salah satu cara untuk menurunkan hormon kortisol adalah ibadah salat. Menurut (pakar kesehatan dan kecantikan) di dalam otak seseorang terdapat satu titik syaraf yang tidak dapat dialiri darah kecuali saat dalam posisi sujud. Oleh karena itu salat menjadi obat yang ampuh untuk meningkatkan kekebalan tubuh, salat dapat benar-benar menjadi obat bila dilakukan dengan tepat, khusyuk, ikhlas dan berkesinambungan agar bisa menurunkan sekresi hormon kortisol. Apalagi, bila salat yang dikerjakan adalah tahajud di sepertiga malam terakhir. Secara ilmiah hal itu telah terbukti.
Adalah hal yang perlu kita renungkan kembali bahwa kita semua harus selalu ingat kepada Sang Pencipta dengan melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangannya supaya kita dapat hidup tenang dan damai agar terhindar dari stress dan depresi.

Sumber : - Bandung advertiser 26 November 2007 – 10 Desember 2007

0 komentar: