THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Minggu, 03 Mei 2009

MEMAKNAI AKSI DEMO MAHASISWA

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tentu saja meresahkan berbagai pihak. Kenapa tidak, karena harga barang-barang langsung naik begitu harga BBM naik bahkan harga sembako sudah duluan melonjak sebelum harga BBM dinaikan. Akibatnya demo terjadi dimana-mana, mahasiswa turun ke jalan mereka menolak dan meminta pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM. Mereka tau dengan kenaikan harga BBM, akan mempunyai dampak yang dapat menyengsarakan rakyat. Kemiskinan bertambah karena rakyat kecil tidak akan mampu lagi untuk membeli kebutuhan pokok mereka. Adalah suatu hal yang wajar apabila disana sini mahasiswa melakukan aksi demo kepada pemerintah. Mereka (mahasiswa) akan melakukan hal yang sama (demo) apabila terjadi suatu masalah yang menyebabkan masyarakat menjadi resah. Mereka sebagai generasi muda dan kaum intelektual yang mengerti dan bertanggungjawab kepada masyarakat dan lingkungannya melakukan demo adalah suatu bentuk protes mereka untuk mendapatkan perhatian, respon dan jawaban dari pihak yang berwenang dalam hal ini pemerintah untuk menanggapi dan menyelesaikan masalah tersebut. Kata demo itu sendiri berasal dari kata demonstrasi yang disingkat menjadi demo.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia demonstrasi adalah pernyataan protes yang dikemukakan secara massal (unjuk rasa), sedangkan mendemonstrasi yaitu menentang satu pihak atau seseorang dengan jalan melakukan demonstrasi.
Kenapa demonstrasi atau demo sering dilakukan? Ini tergantung dari motif demonstrasi itu sendiri, motif disini adalah alasan atau sebab mereka yang melakukan demo.
Sebagai contoh yang telah disebutkan diatas bahwa mereka (mahasiswa) melakukan demo dengan alasan untuk menolak kenaikan harga BBM. Mahasiwa melakukan unjuk rasa atau protes kepada pemerintah dengan motif untuk membatalkan harga BBM karena kalau dibiarkan, hal ini akan membuat rakyat sengsara. Dengan jalan unjuk rasa secara massal ini diharapkan pemerintah akan menanggapi dan mencari solusi yang terbaik untuk kepentingan rakyat. Bagi pemerintah sendiri hal ini (demo mahasiswa) bisa dijadikan sebagai suatu masukan atau koreksi di dalam menjalankan roda pemerintahan supaya berjalan baik dan lancar. Tentu saja ini merupakan suatu pengaruh yang positif dari aksi demo yang yang di lakukan oleh mahasiswa agar tidak terjadi gejolak yang membuat masyarakat resah. Untuk menyuarakan suara rakyat, peran mahasiswa sangat penting. Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, mahasiswa sebagai generasi muda dan kaum intelektual / cendekiawan yang diharapkan mampu membawa hati nurani rakyat untuk menyampaikan perasaannya kepada pihak terkait atau pemerintah.
Mahasiswa sebagai penyambung lidah rakyat harus peka atau sensitif pada apa yang terjadi di masyarakat terutama pada hal-hal yang akan menyengsarakan rakyat. Namun mahasiswa juga diharapkan untuk menjebatani rakyat dan pemerintah, sebagai kaum intelektual juga mahasiswa pasti bisa berpikir secara positif dan logis mana yang benar mana yang tidak untuk disampaikan., jangan sampai hal ini untuk suatu kepentingan seseorang atau kelompok yang mengabaikan kepentingan rakyat banyak, karena aksi demo mahasiswa itu mempunyai makna atau arti yang sangat penting sebagai sarana komunikasi antara pemerintah dan rakyatnya, mahasiswa jangan sampai bertindak anarkis karena ini akan merugikan dan membuat rakyat tambah menderita.
Pemerintah pun di dalam memutuskan suatu hal pasti mempunyai alasan sendiri dan sebelumnya sudah dipikirkan matang-matang. Karena pemerintah yang baik adalah pemerintah yang mau mendengarkan suara rakyatnya, yang mau mensejahterakan rakyatnya dan tidak akan pernah menyengsarakan rakyatnya.

Sumber:
- PR 31 Mei
- Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

0 komentar: